PEMANFAATAN KERANG, KEPITING DAN KUPANG SEBAGAI ADSORBEN UNTUK LOGAM BERAT KROMIUM (Cr), KADMIUM (Cd), KOBALT (Co), BESI (Fe), TEMBAGA (Cu), MANGAN (Mn) DAN NIKEL (Ni)

Authors

  • Ridho Kurniawan Balai Riset dan Standardisasi Industri Banda Aceh, Kementerian Perindustrian
  • Fauzi Redha Balai Riset dan Standardisasi Industri Banda Aceh, Kementerian Perindustrian
  • Mahlinda Balai Riset dan Standardisasi Industri Banda Aceh, Kementerian Perindustrian

Keywords:

Adsorpsi, cangkang kepiting, cangkang kerang, cangkang kupang, logam berat

Abstract

Logam berat dapat memiliki efek yang sangat beracun bagi makhluk hidup. Sebelum membuang aliran limbahnya ke lingkungan, industri harus mengurangi konsentrasi logam tersebut di bawah standar konsentrasi yang ditetapkan oleh pemerintah. Berbagai metode telah dikembangkan untuk menghilangkan logam berat dari air limbah. Salah satu teknik untuk mengurangi logam berat pada air limbah yang banyak diteliti karena biaya rendah, sederhana dan memiliki efektivitas yang cukup baik adalah adsorpsi. Beberapa cangkang dari hewan laut seperti kerang, kepiting dan kupang dapat dijadikan adsorben. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya serap adsorben dari abu cangkang kerang, abu cangkang kepiting dan abu kupang terhadap kadar logam berat Kromium (Cr), Kadmium (Cd), Kobalt (Co), Besi (Fe), Tembaga (Cu), Mangan (Mn) dan Nikel (Ni) pada larutan standar. Abu cangkang dibuat dengan kalsinasi menggunakan furnace pada suhu 900°C selama ± 9 jam. Larutan standar ditambahkan cangkang kemudian diaduk dan didiamkan selama 8 jam. dan untuk analisis logam menggunakan Spektrofotomer Serapan Atom. Dari hasil penelitian didapat bahwa daya serap abu cangkang kerang, kepiting dan kupang pada logam Fe dan Cu mencapai 100%. Daya serap ketiga logam pada Co, Mn dan Ni tidak terlalu berbeda dengan nilai diatas 99%. Abu cangkang kupang mampu menyerap Cr lebih besar dibandingkan abu cangkang lainnya dengan nilai 99,91%.

Downloads

Published

2021-03-20

Issue

Section

Articles