PENGARUH SLUICE GATE TERHADAP POLA ALIRAN PADA SALURAN KINCIR AIR

Authors

  • Ridho Dwi Syahrial Universitas Brawijaya
  • Rudy Soenoko Universitas Brawijaya
  • Teguh Dwi Widodo Universitas Brawijaya
  • Alfeus Sunarso Politeknik Negeri Pontianak

Keywords:

kincir air, pintu sorong, aliran

Abstract

Salah satu energi terbarukan yang dapat dimanfaatkan di Indonesia adalah energi air. Energy air merupakan energy bersih dan ramah lingkungan. Energy air adalah yang sangat melimpah di Indonesia. Salah satu energi air dengan skala kecil yaitu arus sungai yang mempunyai kecepatan rendah berkisar 0.01 m/s – 2.8 m/s. Meski hanya kecepatan rendah, energy yang tersimpan di dalamnya bisa dimanfaatkan sebagai sumber energy listrik. Pemanfaatan energy arus sungai dengan pembangkit berupa kincir air. Kincir air memanfaatkan potensi energy kinetic berupa kecepatan aliran air dari sungai. Untuk meningkatkan kecepatan dan membuat kecepatan aliran ini menjadi stabil maka dipilih penambahan sluice gate. Kestabilan putaran pada aliran akan membuat putaran kincir air stabil, kestabilan air akan membuat kinerja kincir air meningkat. Metode dalam penelitian ini eksperimental langsung yaitu pengujian dilakukan secara langsung pada objek yang diteliti. Parameter pada pengujian adalah celah aliran 25mm, 35mm, dan 40mm. Dengan 2 percobaan debit yang berbeda, debit 0,012 m3/s dan debit 0,010 m3/s. Pengambilan data dengan merangkai berbagai perangkat keras berbasis Arduino. Kecepatan putar kincir diukur menggunakan sensor proximity (tipe induksi) yang tegangannya berubah apabila didekatkan dengan logam. Dengan memasang proximity di sisi piringan dengan tonjolan logam yang berputar bersama poros kincir air. Gaya pengereman kincir diukur meggunakan load cell yang menghasilkan tegangan yang nilainya sebanding dengan gaya pengereman. Hasil aliran dari sluice gate yang dilakukan pengujian mendapatkan pola aliran yang stabil pada celah 25mm, semakin kecil celah aliran pada sluice gate maka kestabilan aliran pada saluran semakin bagus. Pada debit tertinggi yaitu 0,012 m3/s kestabilan putaran kincir air mencapai 98 rpm, namun pada debit aliran 0,010 m3/s putaran kincir air mencapai 88 rpm. Kedua percobaan dalam perbedaan debit ini dilakukan pada kondisi tanpa beban pengereman. 

 

 

Downloads

Published

2021-03-20

Issue

Section

Articles