PENGARUH PRE HEATING BAHAN BAKAR BENSIN DAN ETANOL TERHADAP KINERJA DAN EMISI GAS BUANG MOTOR 4 TAK

Joni Sartono

Sari


ABSTRAK

Memiliki kendaaraan yang hemat bahan bakar merupakan dambaan para pengguna kendaraan bermotor, ini dikarenakan harga bahan bakar minyak  dunia yang melambung tinggi mencapai harga US$ 60 per barel, dengan harga eceran per liter untuk bahan bakar premium Rp 7.300 per liter, pertamax Rp 8.600 per liter dan pertamax plus Rp 9.850 per liter. perlu inovasi pembuatan alat untuk penghematan bahan bakar yang tujuanya untuk menaikan kinerja mesin, mengurangi konsumsi bahan bakar dan  emisi gas buang, yaitu dengan membuat alat penghemat bahan bakar minyak menggunakan metode pre heating bahan bakar, dengan menggunakan bakan bakar premium sebagai bahan bakar utama dan menggunakan tambahan gas hydrocarbon sebagai suplemen dari pre heating bahan bakar dengan variasi bahan bakar premium, etanol E-10 dan etanol E-20. Pengujian dilakukan dengan menggunakan sepeda motor Honda Supra X 125 cc tahun 2011. Pengujian daya dan torsi diambil setiap kenaikan putaran mesin dengan kelipatan 500 rpm, dimulai dari 4000 rpm sampai dengan 7000 rpm. Hasil yang tebaik pada pre heating system dengan variasi bahan bakar premium terjadi penurunan konsumsi bahan bakar sebesar 16.35 %. Penurunan emisi gas buang paling baik adalah pada penggunaan sistem pre heating bahan bakar dengan variasi bahan bakar etanol E-10 dengan penurunan kadar CO sebesar 10.094 % dan pada penggunaan pre heating bakar dengan variasi bahan bakar premium dengan penurunan kadar CO2 sebesar 19.688 %.

Kata kunci : Bahan bakar, Gas, Pre heating system

Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Creative Commons License
Jurnal Teknik Mesin is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at https://journal.akprind.ac.id/index.php/mesin/index.