Pelatihan Pembuatan Lubang Resapan Biopori Sebagai Edukasi Lingkungan Bagi Masyarakat

Authors

  • Tito Ghazy Aflah IST AKPRIND
  • Muhammad Faris Radityo
  • Yuli Pratiwi IST AKPRIND

Keywords:

Air tanah, biopori, edukasi lingkungan, kompos

Abstract

Salah satu cara yang untuk menanggulangi banjir dan mengurangi jumlah sampah organik di masyarakat adalah dengan membuat lubang resapan biopori yaitu berupa  lubang yang dibuat tegak lurus ke dalam tanah, diameter antara 10-30 cm, kedalaman sekitar 100 cm. Tujuan dari kegiatan ini adalah mengedukasi dan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang lubang resapan biopori dan manfaatnya yang dapat mengubah sampah organik menjadi kompos, dan mencegah banjir dengan diresapkan sebagai air tanah. Bentuk kegiatan ini adalah  pelatihan dan praktek pembuatan lubang resapan biopori sebagai edukasi lingkungan bagi Warga Masyarakat Grembyangan, Desa Madurejo, Kecamatan Prambanan, Sleman. Hasil kegiatan adalah terpasangnya beberapa lubang resapan biopori sebagai contoh yang dapat dimanfaatkan dan dikembangkan dan meningkatnya pengetahuan dan ketrampilan warga masyarakat mengenai manfaat serta cara pembuatan lubang resapan biopori untuk mendukung pelestarian lingkungan. Masyarakat menilai positif dan setuju terkait pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini.

Downloads

Published

2022-12-30

How to Cite

Tito Ghazy Aflah, Muhammad Faris Radityo, & Yuli Pratiwi. (2022). Pelatihan Pembuatan Lubang Resapan Biopori Sebagai Edukasi Lingkungan Bagi Masyarakat. JNANADHARMA, 1(1), 52–59. Retrieved from https://journal.akprind.ac.id/index.php/jafst/article/view/4213