PERANCANGAN SISTEM PENGUKUR DETAK JANTUNG DAN SUHU TUBUH PADA ATLET LARI SPRINT BERBASIS MIKROKONTROLLER ATMEGA 8

Authors

  • Danang Ari Setyo Nugroho
  • Gatot Santoso
  • Muhammad Andang Novianta

Keywords:

Mikrokontroler ATmega8, pulse sensor SEN 11574, sensor suhu DS18B20, X-bee

Abstract

Detak jantung dan suhu tubuh merupakan dua parameter penting yang digunakan oleh paramedis yang digunakan untuk mengetahui kondisi kesehatan fisik maupun kondisi mental seseorang. Karena bila detak jantung dan suhu tubuh tidak normal maka perlu dilakukan upaya selanjutnya agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Seperti diketahui penyakit jantung merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi didunia, sedangkan suhu tubuh dapat mengindikasikan sesuatu dalam tubuh. Pada saat ini sering kita temui para atlet yang berlaga pada berbagai turnamen sering mengalami kelelahan fisik, khususnya atlet lari jarak pendek (sprint). Dari dasar inilah timbul gagasan untuk mengembangkan dan merancang alat ukur kebugaran tubuh, agar para atlet lari sprint dapat dipantau kondisi fisiknya sehingga para tim medis dapat langsung tanggap sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adjie, H., (2004). Aplikasi-aplikasi Mikrokontroller, Penerbit Gramedia, Jakarta.

Eko, Jazi., (2014). Pengantar Elektronika dan Instumentasi, Penerbit Andi Offset, Yogyakarta.

Setiawan, Afrie., (2010). 20 Aplikasi Mikrokontroler ATmega8535 dan ATmega16, Penerbit Andi Offset, Yogyakarta.

Wardhana, L., (2006). Belajar Sendiri Mikrokontroler AVR Seri ATMega8535, Andi, Yogyakarta.

http://alldatasheet.com

http://www.jogjarobotika.com, diakses pada tanggal 4 Oktober 2016.

http://www.buaya-instrument.com, diakses pada tanggal 4 Oktober 2016.

Downloads

Published

2019-10-15

How to Cite

Setyo Nugroho, D. A., Santoso, G., & Novianta, M. A. (2019). PERANCANGAN SISTEM PENGUKUR DETAK JANTUNG DAN SUHU TUBUH PADA ATLET LARI SPRINT BERBASIS MIKROKONTROLLER ATMEGA 8. Jurnal Elektrikal, 4(1), 31–39. Retrieved from https://journal.akprind.ac.id/index.php/elektrikal/article/view/2556

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 4 > >>