PENERAPAN POSTWELD HEAT TREATMENT PADA PROSES PENGELASAN TUNGSTEN INERT GAS BAJA TAHAN KARAT

Agus Duniawan

Sari


INTISARI

Bengkel teknologi tepat guna yang memproduksi alat-alat pertanian, mengaplikasikan jenis pengelasan, antara lain : las asetilin (Oxy-Acetylene), las busur listrik, las MIG (metal inert gas), dan las TIG (tungsten inert gas). Pengelasan TIG diaplikasikan untuk proses penyambungan baja tahan karat (stainless steel). Bengkel teknologi tepat guna tidak pernah melakukan uji teknik untuk mengetahui karakteristik sambungan las yang dihasilkan. Pada kesempatan ini akan diangkat tema mengenai pengaruh postweld heat treatment terhadap sifat fisis dan sifat mekanis baja tahan karat pada pengelasan tungsten inert gas,  diharapkan dapat memberikan masukan data teknis kepada bengkel yang memproduksi alat-alat pertanian. Batasan masalah penerapan PWHT: 550 °C, 600°C, dan 650°C. Pengujian yang digunakan meliputi : pengujian Komposisi, pengujian kekerasan (rockwell),dan pengujian tarik. Data hasil uji komposisi bahan baja tahan karat yang digunakan dalam penelitian merupakan baja tahan karat austenitik, memiliki kandungan Cr 15,1%, Ni 0,836% dan C 0,0602%. Harga kekerasan didaerah las spesimen Non PWHT (spesimen A) 73,3 HRC, pada PWHT 550°C (spesimen B) 79,2 HRC, pada  PWHT 600°C (spesimen C) 66,7 HRC, pada PWHT 650°C (spesimen D) 70,3 HRC. Harga kekerasan pada daerah HAZ menunjukan pola yang sama dengan pola kebalikan dengan daerah las yaitu menunjukkan kekerasan yang meningkat dibandingkan daerah las pada setiap temperatur PWHT yang digunakan, pada spesimen Non PWHT (spesimen A) 73,7-75,8 HRC, pada spesimen PWHT 550°C (spesimen B) 79,3-82 HRC, pada PWHT 600°C (spesimen C) 67,5-69,7 HRC, pada PWHT 650°C (spesimen D) 71,5-72,8 HRC. Rata-rata kekuatan tarik untuk Non PWHT (spesimen A) 28,91 kg/mm2, PWHT 550°C (spesimen B) 28,64 kg/mm2, PWHT 600°C (spesimen C) 31,35 kg/mm2, PWHT 650°C (spesimen D)32,94 kg/mm2. Rata-rata kekuatan luluh untuk Non PWHT (spesimen A) 26,64 kg/mm2, PWHT 550°C (spesimen B) 27,71 kg/mm2, PWHT 600°C (spesimen C) 25,58 kg/mm2, PWHT 650°C (spesimen D)28,10 kg/mm2.


Kata Kunci


Baja Tahan karat, TIG, PWHT, Pengujian Kekerasan dan Uji tarik

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Anonim-a, 2004, Mengelas Dengan Proses Las Gas Tungsten, Dirjen Pendidikan Dasar dan MenengahDepartemen Pendidikan Nasional

Anonim-b, 2012, “Application Of The Chaeffler Diagram ”, termuat di: www.dacapo.com/filer/schaeffler_diagram.pdf, diakses15Maret 2014.

George E. Dieter, Alih Bahasa Sriati Dj., 1987, Metalurgi mekanik, Jilid 1, Erlangga, Jakarta.

Harsono, W. & Okumura, T., 2000, Teknologi Pengelasan Logam, Cetakan Ke-7, PT. Pradnya Paramita, Jakarta.

JIS HANDBOOK Z2201, 1980, Methode Of TestingMaterialsStandar JIS

Surdia. T & Saito, 1995, Pengetahuan Bahan Teknik, Pradya Paramitha, Jakarta

Van Vlack, L.H., Alih Bahasa Sriati Dj, 1983, Ilmu dan Teknologi Bahan, Edisi Kelima, Erlangga, Jakarta.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.