STUDI KARAKTERISTIK LAJU ALIRAN ENERGI UNTUK FLUIDA AIR DAN UDARA PADA PIPA HORISONTAL

Edy Suryono

Sari


INTISARI

Penelitian untuk mengetahui karakteristik laju aliran energi antara fluida air dan udara pada pipa horisontal, yaitu perubahan temperatur masuk dan keluar pipa. Diameter pipa 0,04 m, panjang pipa 1 m, dan kecepatan masuk aliran air sebesar 5,4 m/s. Temperatur awal fluida 400 oK, temperatur lingkungan 300 oK, dan koefisien perpindahan panas (ho) sebesar 5 W/m2K. Mesh berukuran 20x1000, dengan garis inlet dan outlet dibagi menjadi 20 node dengan rasio 0,9 semakin rapat ke arah dinding. Sedangkan garis dinding dan axis dibagi menjadi 1000 node dengan rasio 1. Tipe tiap boundary yaitu velocity_inlet, pressure_outlet, wall dan axis. Kualitas mesh dicek menggunakan equiangleskew dan aspect ratio. Analisis menggunakan Fluent.  Hasilnya menunjukkan fluida udara di dinding mengalami penurunan sebesar 13,6004 K atau 3,4% dan suhu di outlet mengalami penurunan sebesar 9,4893 K atau 2,37%. Tekanan maksimal sebesar 2,125e+04 Pa untuk fluida air dan 1,525e+04 Pa untuk fluida udara. Tekanan maksimal terjadi pada kisaran jarak 0,7 m- 0,75m . Perambatan energi yang relatif merata di seluruh pipa menunjukkan bahwa air memiliki nilai koefisien konveksi yang lebih besar dibanding udara. Dengan kata lain air akan lebih mudah dalam melepas dan menerima panas.


Kata Kunci


fluent, fluida air, fluida udara, laju aliran energi, mesh

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Awaluddin, Wahyud, S., dan Widodo, AG., 2014. Analisis Aliran Fluida Dua Fase Udara-Air) melalui Belokan 45”, jurnal Rekayasa Mesin Vol. 5, No.3, Universitas Brawijaya, Malang

Bergman L.T., Adrienne S.L., Frank P.I., and David P.D, 2011. Fundamentals of Heat and Mass Transfer, Seventh edition, John Wiley & Sons, Inc. USA.

Çengel, Yunus. A. dan Robert H. Turner. 2004. Fundamental of Thermal Fluid Sciences, New York: Mc. Graw Hill

Hudaya, A.Z., Indarto, dan Deendarlianto. 2013. Penentuan Sub-sub Daerah Aliran Stratified Udara-Air Pada Pipa Horisontal Menggunakan Constant Electric Current Method. Jurnal Simetris. Vol. 4 (1): 49-57.

Kim, S., G. Kojasoy dan T. Guo. 2010. Two Phase Minor Loss in Horizontal Bubbly Flow with Elbows: 45o and 90o Elbows. Journal of Nuclear Engineering and Design. Vol. 240: 284-289.

Koestoer, R. A., 1994. Aliran Dua Fase dan Fluks Kalor Kritis, Cetakan Pertama, Pradnya Paramita, Jakarta.

Monji, H., Matsui, G. and Saito, T., 1995. Pressure Drop Reduction of Liquid – Particles Two–Phase Flow with Nearly Equal Density, Proceeding of the 2 International Conf. on Multiphase Flow, Kyoto, Japan,

Oliveira, P.M. dan J.R. Barbosa. 2014. Pressure Drop and Gas Holdup in AirWater Flow in 1800 Return Bends. Journal of Multiphase Flow. Vol. 61: 8393.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.