PENGARUH SUHU HEAT TREATMENT TERHADAP LAJU KOROSI MATERIAL PAGAR

M. Fajar Sidiq

Sari


INTISARI

Indonesia merupakan negara yang beriklim tropis dengan tingkat curah hujan dan kelembaban yang tinggi serta intensitas sinar matahari yang tinggi pula, dan sebagai negara berkembang, di Indonesia juga banyak bermunculan industri-industri yang mempunyai pengaruh cukup besar terhadap tingkat pencemaran pada lingkungan. Fenomena alam dan material khususnya logam mempunyai suatu keterikatan dalam suatu sistem dan proses. Hubungan tersebut diimplementasikan dalam suatu proses kerusakan yang dinamakan korosi. Salah satu faktor yang menyebabkan tingginya laju  korosi adalah adanya tegangan sisa yang akan menyebabkan terjadinya stress corrosion, yaitu korosi yang timbul akibat bekerjanya tegangan dan media korosif. Korosi ini menyebabkan terjadinya keretakan. Tegangan yang bekerja pada material logam dapat berupa tegangan tekan ataupun tegangan sisa. Akibat dari proses pembentukannya, akan menyebabkan pagar besi menyimpan tegangan sisa yang dapat menyebabkan berkurangnya kekuatan dan menyebabkan meningkatnya laju korosi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan suhu heat treatment  terhadap ketahanan korosi dari logam.  Dari hasil pengujian didapatkan bahwa dengan proses heat treatmen yang tepat dapat menurunkan laju korosi dari material yang disebabkan oleh adanya tegangan sisa akibat proses pembentukannya sehingga diharapkan dapat membuat suatu bentuk dari logam tanpa meningkatkan laju korosinya dengan menggunakan proses heat treatmen yang tepat.


Kata Kunci


pencegahan korosi, tegangan sisa, kekuatan material, ketahanan korosi

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


ASM Handbook, 1992, “CORROSION”, Metal Handbook, vol. 13

Amri Royan Hidayat, Imam Rochani dan Heri Supomo, 2013, “Studi Eksperimen Perbandingan Laju Korosi Pada Plat Astm (American Society For Testing And Material) A36 Dengan Menggunakan Variasi Sudut Bending ” Jurnal Teknik POMITS, Vol.2 No.1

Chang, J., McMannis, C., Sandall, B., Sharma, V., and Zver, J., 2001, “Metallurgical analysis of a corrosion failure”, Journal of Failure Analysis and Prevention, Volume 1, Number 6, 20-21

Callister, W.D., 2007, “ Material Science and Engineering an Introduction 7ed”, Wiley

Dalimunthe, I. S., 2004, “Kimia Dari Inhibitor Korosi”, Universitas Sumatra Utara

Fajar Sidiq, M., 2010, “Analisa Korosi Dan Pengaruh Inhibitor Korosi Terhadap Laju Korosi Pada Pipa Api 5l X-42”, Prosiding Seminar Nasional Metalurgi Dan Material IV (SENAMM IV)

Fajar Sidiq, M., 2011, “Analisa Pengendalian Laju Korosi Pada Pipa Minyak Bumi Lepas Pantai “,Jurnal Sains dan Teknologi MARITIM, Volume X No.1

Fajar Sidiq, M., 2013, “Analisa Korosi Dan Pengendaliannya”, jurnal foundry, vol.3 No.1

Gordana, M. B., Vera, M. S. Z., Milos, B. D., Biljana, M. A., 2007, “Probability of Failure of Thermal Power Plant Boiler Tubing System Due to Corrosion”, FME Belgrade, Vol.35, No.1.

Jones, D.A., 1991, “Principle and Prevention of Corrosion”, Mc. Millan Publishing Company, New York

Kade Suriadi, IGA. & Suarsana, IK, 2007, “ Prediksi Laju Korosi Dengan Perubahan Besar Derajat Deformasi Plastis dan Media Pengkorosi pada Material Baja Karbon ”, Jurnal Ilmiah Teknik Mesin CAKRAM, Vol.1 No. 1

Roberge, P. R., 1999, “Handbook of Corrosion Engineering”, McGraw-Hill Companies, Inc., New York

Trethewey, K. R. & Chamberlain, J., 1991, “Korosi Untuk Mahasiswa Sains dan Rekayasa” , PT. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta

Uhlig. H.M., 2000, “Uhlig`s Corrosion Handbook, Second Edition”, John Wiley & Sons, Inc.

Widharto, S., 2001, “Karat dan Pencegahannya”, P.T. Pradnya Paramita, Jakarta


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.