SISTEM PENDUKUNG BIOGAS SEBAGAI BAHAN BAKAR KENDARAAN BERMOTOR: MESIN PERAJANG LIMBAH BUAH

Khairul Muhajir

Sari


INTISARI

Biogas sebagai bahan bakar alternatif untuk transportasi mendapat perhatian yang cukup besar dewasa ini. Salah satu limbah yang dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan biogas adalah limbah buah. Tahapan proses pemanfaatan biogas limbah buah sebagai bahan bakar kendaraan bermotor adalah penghancuran limbah buah-produksi  biogas-pengisian  biogas  ke  tangki-modifikasi sistem  bahan  bakar  kendaraan  bermotor. Masing-masing proses memerlukan alat/mesin sesuai prosesnya, seperti berikut mesin perajang limbah buah- digester biogas-kompressor pengisian biogas ke tangki-konverter kit. Untuk proses penghancuran limbah buah, dalam penelitian ini didesain dan difabrikasi mesin perajang buah dengan penggerak motor listrik 0.5 HP. Dengan memperhatikan proses fabrikasi dan pengoperasiannya, sistem penghancurnya dibuat model screw dengan putaran 70 rpm, sedangkan rangka mesinnya dibuat dari besi siku dengan pengerjaan las. Dari hasil pengujian, mesin ini mudah dioperasikan dan dapat bekerja baik dengan kapasitas perajangan 8-11 kg limbah buah setiap jamnya.


Kata Kunci


sistem, biogas, transportasi, mesin perajang.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Hambali E., 2007, Teknologi Bioenergi, PT. Agromedia Pustaka, Bogor.

Rastoto NDE, Subagsono, Basori, Pengaruh Perubahan Waktu Pengapian (Ignition Timing) Terhadap Emisi Gas Buang CO dan HC pada Sepeda Motor Vega R 110 CC Tahun 2008 dengan Bahan Bakar LPG (Liquefied Petroleum Gas), Program Studi Pendidikan Teknik Mesin, JurusanPendidikan Teknik Kejuruan, FKIP, UNS

Simamora, S., Salundik Sri W., 2006, Membuat Biogas, Agro Media Pustaka, Jakarta.

Yudiarto M.A., “Menimbang Arah dan Prioritas Pengembangan Biogas di Indonesia”, PTPSE –BPPT

Yunianto B, ”Pengaruh Perubahan Saat Penyalaan (Ignition Timing) Terhadap Prestasi Mesin Pada Sepeda Motor 4 Langkah Dengan Bahan Bakar LPG”, ROTASI – Volume 11 Nomor 3 Juli 2009


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.