PORTABLE POWER PLAN SOLAR CELL

Irawadi Buyung

Sari


INTISARI

Teknologi solar cell merupakan teknologi yang dapat menjawab permasalahan sumber energi listrik yang ramah lingkungan dan dapat mencegah bahaya kebakaran, yaitu energi listrik yang bisa di bawa kemana saja dan sangat mudah untuk pemakaiannya. Kebutuhan akan energi listrik (PLN) saat ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat dalam melaksanakan kegiatan sehari-hari. Pada saat sekarang ini khususnya dikota sering terjadi pemadaman listrik oleh PLN yang mengakibatkan terganggunya kegiatan masyarakat dalam segala bidang terutama bidang ekonomi untuk meningkatkan pendapatan kehidupan sehari-hari. Untuk mengantisipasi sumber energi fosil yang merupakan sumber utama penghasil energi listrik diIndonesia sudah semakin berkurang jumlahnya dan mengurangi dampak ketergantungan listrik terhadap ketersediaan fosil ini, maka dibutuhkan sumber energi listrik baru yang dapat diperbaharui. Solar cell merupakan salah satu sumber penghasil energi listrik, yang bersumber dari cahaya matahari yang tidak terbatas, dan ramah lingkungan. Dikarenakan sumber dari solar cell ini adalah matahari, maka keluaran dari solar cell inipun tidak stabil, karena berubah ubah sesuai dengan kuatnya sinar matahari dan kondisi cuaca yang terjadi dan lingkungan disekitarnya, maka dibutuhkan suatu penyimpanan energi yang dapat menampung energi listrik keluaran solar cell. Baterai adalah salah satu peralatan yang dapat menyimpan energi listrik dan dapat menampung energi keluaran yang berasal dari solar cell. Dalam pengujian ini, baterai diisi oleh solar cell dimana solar cell menghasilkan tegangan dengan cara mengkonversikan energi matahari menjadi energi listrik. Tegangan yang dihasilkan solar cell berkisar 14,8 – 21,5 volt DC. Solar cell yang digunakan yaitu panel jenis monokristal (mono-crystalline) dengan daya 50 wp. Pada distribusi arus dan tegangan dari sumber solar cell, walaupun tegangan yang dihasilkan solar cell ± 17V, tetapi pendistribusiannya untuk mengisi baterai sangat stabil dengan maksimum rata-rata 13,5V karena semua distribusi pengisian diatur oleh solar charger controller. Tegangan dan arus akan mulai meningkat pada pagi hari pukul 07.00WIB, kemudian akan mencapai level yang maksimum pada siang hari pukul 10.00 - 14.00 WIB, dan mulai turun hingga sore hari.


Kata Kunci


portabel solar cell, cahaya matahari, energi listrik

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


AditayanwanA.O.,H,D.C., & Sulistijono, L, 2013,’’ Sistem Pengisian Battray Lead Acid’,Temuan di: https://www.pens.ac.id/uploadta/downloadlink.php? Id = 1859 , diakses 5 Oktober 2015.

Ariani, W. D., & Winardi, B, 2013, Analisi Kapasitas Dan Biaya Pembangkitan Listrik Tenaga Listrik Surya (PLTS) Kemunal Desa Kaliwungu Kabupaten Banjarnegara, termuat di http://id.portal garuda.org ? ref = browse & mod = viearticle & artikele = 159174, diakses 5 Oktober 2015.

Bagei, antar fuady, 2010, ”Rancang Bangun Maximum Power point Tracker (MPPT) Pada Panel Surya Dengan Menggunakan Metode Fuzzy”, termuat di : http://digilit,Tts.ac.id/public/TTS-paper-21777-2207100161-Paper.pdf, diakses 12 September 2015.

Badan Standarisasi Nasional, 2000, ” Persyaratan Umum Instalisasi Listrik 2000 (PUIL2000) ”, (Vol.2000), temuat di: http://mulyono.staff.uns.ac.id/files/2009/10/13707100-puil-2000.pdf, Barqie, T, 2014, “ Perancangan Invarter Satu Fasa PWM dengan Teknik Eliminasi Harmonisa ”, termuat di: http: // jurnal.untan.ac.id/index. php jteuntan / article/view/6571 ,diakses 20 Desember 2015.

Dewi, ArfitaYuana, A., (2013), “Pemanfaatan Energi Surya sebagai suplai cadangan pada laboratorium elektro dasar di institut teknologi padang”, termuat di: http://ejournal.itp.ac.id/index.php telektro/article/view/124 , diakses pada 5 januari 2916.

Gagah Indraasmara A., (1009), TUGAS PSE Perhitungan PLTS (Pembangkit ListrikTenagaSurya)”, termuat di http://dokumen.tips/documents/perhitungan-plts-eras. html ,diakses pada 7januari 2016.

Hasan, H., (2012), “perancangan Pembangkitan Listrik Tenaga Surya’’, termuat di : http://respository,unhas.id/handle/123456789/435, html , diakses pada 7 januari 2016.

Hasyim Asy’ari, Jatmiko, A., (2012), “Intensitas Cahaya Matahari Terhadap Daya keluaran Panel Sel Surya”, termuat di : http://pupblikasi ilmiah.ums.ac.id/biatstream/handle/116173930/E08. pdf? sequcnce=I , diakses pada 8 januari 2016.

Heri, J., (1954) Pengujian Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya Solar Cell Kapasitas50Wp:, termuat di : http://id,portalgaruda.org/? ref=browse&mod=viewarticle&article=I16861 ,di akses pada 8 januari 2016.

Ihsan, ario amir-W.-S., (2015) “ Perancangan Dan Realisasi Solar Charge Controller Maximum Power Point Treker dengan Topologi Buck Converter untuk Charger handphone”< termuat di : http://jurnalonline.itenas.ac.id/index.php/ rekaclkomika/article/view/733 , diakses pada 8 januari 2016.

Kurniawan, S, (2009), “Maximum Power Treacking (MPPT) Dengan Konventor DCC Tipe Cuk”, temuat di: http://www.elektro.undip.ac.id.el_kpta = pcontent/uploads/20012/05/1.2F008149_MTE.pdf ,diakses pada 9 januari 2016.

Ferlian, Chandra. 2014. Pemanfaatan Energi Matahari Sebagai Penyiram Kebun Salak Di Musim Kemarau Dengan Menggunakan Inverter Sebagai Perubah Tegangan DC Ke AC Pada Solar Cell. Yogyakarta: Institut Sains & Teknologi Akprind.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.