PENGURANGAN MUDA DALAM PROSES PRODUKSI DENGAN PENDEKATAN DMAIC

Yohannes Anton Nugroho

Sari


INTISARI

Proses produksi merupakan suatu proses perubahan material menjadi produk jadi. Pada proses tersebut terjadi aktivitas kerja operator dalam mengoperasikan alat kerja/mesin. Aktivitas kerja dibagi ke dalam tiga bagian yaitu value added, non value added, dan icidental. Aktivitas jenis non value added biasa disebut sebagai muda, didefinisikan sebagai aktivitas yang tidak memberikan nilai tambah pada tahapan proses material menjadi produk jadi dalam proses produksi. Penelitian ini bertujuan mengetahui penyebab aktivitas muda dan memberikan solusi untuk mengurangi aktivitas muda dalam proses produksi dengan pendekatan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, dan Control). DMAIC merupakan suatu metode pemecahan masalah yang terkenal dalam six sigma. Kesimpulan yang didapatkan adalah Penyebab dari aktivitas muda pada proses produksi SKU Tegangan Tinggi disebabkan oleh empat faktor yaitu operator, environment, methode, dan manager. Strategi yang harus dilakukan untuk mengurangi aktivitas muda adalah buat dokumen SOP, kendalikan dan perhatikan operator mesin bubut dan frais selama proses berlangsung, buat penjadwalan produk yang teratur, manager harus memperhatikan aktivitas operator mesin bubut dan frais, pasang ventilasi udara dan sediakan minuman untuk operator waktu istirahat sejenak selama bekerja dan buat rak alat sesuai dengan jenis dan fungsi alat pada tempat penyimpanan alat-alat kerja mesin bubut dan frais.


Kata Kunci


DMAIC, time study

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Gaspersz, V., 2007, Lean Six Sigma for Manufacturing and Service Industries Strategik Dramatik Reduksi Cacat/Kesalahan, Biaya, Inventori, dan Lead Time dalam Waktu Kurang dari 6 Bulan, PT. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.

Kato, I., and Art S., 2013, Toyota Kaizen Methods 6 Langkah Perbaikan, Gradien Mediatama, Yogyakarta.

Mitra, A. 2008, Fundamentals Of Quality Control dan Improvement, John Wiley & Son, Inc. New Jersey.

Pande, S. P., Robert P. N., dan Roland R. C., 2003, The Six Sigma Way, Penerbit Andi, Yogyakarta.

Pyzdek, T., 2002, Six Sigma Handbook Panduan Lengkap untuk Greenbelts, Blackbelts, dan Manajer pada semua tingkat, alih bahasa Lusy Widjaja. Salemba Empat, Jakarta.

Pyzdek, T., 2001, Six Sigma Handbook. Salemba Empat, Jakarta.

Wignjosoebroto, S., 2005, Ergonomi Studi Gerak dan Waktu Teknik Analisis Untuk Peningkatan Produktivitas Kerja, PT. Guna Widya, Jakarta.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.