MORFOLOGI DAN KARAKTERISTIK SUNGAI SEBAGAI PENDUKUNG PANAS BUMI DI DAERAH LERENG SELATAN GUNUNG API UNGARAN

Theo Listyani

Sari


Salah satu aspek geologi yang perlu dikaji dalam suatu pengembangan panas bumi adalah geomorfologi daerah prospek. Tujuan dari penelitian ini adalah mengkaji morfologi dan karakteristik sungai di daerah lereng selatan Gunung api Ungaran sebagai bagian dari upaya pengembangan lapangan panas bumi. Adapun metose yang dipakai adalah survei geomorfologi di lapangan, meliputi pendataan / deskripsi bentang alam dan kondisi sungai, baik morfologi lembahnya maupun debit alirannya.Bentang alam di daerah lapangan panas bumi Gunung api Ungaran meliputi puncak Gunung api Ungaran hingga lereng gunung membentuk bentang alam bergelombang lemah hingga perbukitan tersayat kuat. Pola pengaliran radier berkembang dari puncak hingga lereng bawah. Di daerah lereng selatan gunung ini, pola tersebut berkembang menjadi paralel, dendritik dan rektanguler. Pola dendritik berkembang pada litologi dengan resistensi yang relatif sama, umumnya memiliki lembah V, dimana erosi vertikal lebih dominan. Pola paralel berkembang pada breksi andesit dan breksi laharik dengan lembah V pula. Sementara itu pola rektanguler berkembang pada breksi andesit dan sisipan lava, dikontrol oleh struktur kekar dengan bentuk lembah sungai V. Sungai di daerah penelitian cukup banyak walaupun kecil-kecil, dengan debit bervariasi pada bagian hulu hingga hilir, berkisar dari 0,02 hingga 3,11 m3/detik.


Kata Kunci


morfologi, panas bumi, pola sungai, Ungaran

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Astuti, B.S., dan Listyani, T., 2006, Tinjauan Geologi Pengembangan Wilayah Daerah Prospek Panas Bumi Gedongsongo, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Laporan Penelitian Dosen Muda, Dirjend Dikti, Depdiknas, Jakarta, September 2006.

Budiadi, Ev. dan Listyani, T., 2013, Penelitian Hidrogeologi dan Zonasi Daerah Konservasi Airtanah untuk Mendukung Keberlangsungan Prospek Panas Bumi Gedongsongo, Jawa Tengah, Penelitian Hibah Fundamental Dikti Lanjutan (Tahun ke-2).

Dinas Pertambangan dan Energi Jawa Tengah – Geomap, 2006, Survai dan Penyusunan Profil Energi Panas bumi Jawa Tengah, Laporan Akhir, tidak dipublikasikan.

Genevraye, P. Dan Samuel, D., 1972, The Geology of Kendeng Zone at Central Java and East Java, Proceedings of the 1st Annual Convention, Indonesian Petroleum Association, Jakarta.

Ginting, A.B., 2008, Geologi Daerah Gedungsongo dan Sekitarnya, Kabupaten Semarang, Provinsi Jawa Tengah. Sekolah Tinggi Teknologi Nasional, tidak dipublikasikan.

Thanden RE., Sumadirdja H., Richard PW., Sutisna K. dan Amin TC., 1996, Peta Geologi Regional Lembar Magelang dan Semarang, skala 1 : 100.000, Pusat Penelitian Dan Pengembangan Geologi, Bandung.

Trend Team Jawa – IBT, 1997, Prospek Panas Bumi Daerah Ungaran Jawa Tengah, Dinas Eksplorasi Panas bumi – Pertamina, Jakarta.

Van Bemmelen, R.W., 1949, The Geology of Indonesia, Vol. 1A, Martinus Nijhoff, The Hague, Netherland.

Van Zuidam, R.A., 1983, Guide to Geomorphology Aerial Photographic Interpretation and Mapping, Study of Geology and Geomorphology, ITC, Enschede, The Netherland.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.