STUDI POTENSI GERAKANTANAH DAERAH TANJUNGSARI DAN SEKITARNYA KECAMATAN NGUNTORONADI KABUPATEN WONOGIRI PROPINSI JAWA TENGAH

Dwi Indah Purnamawati

Sari


Daerah Tanjungsari dan sekitarnya, Kecamatan Nguntoronadi, Kabupaten Wonogiri Jawa Tengah, pada musim penghujan rentan mengalami bencana gerakantanah. Maksud dari penelitian ini adalah untuk mengetahui data kondisi geologi permukaan serta kenampakan gerakantanah dilokasi penelitian, sehingga dapat diperkirakan adanya potensi gerakantanah pada daerah penelitian. Gerakantanah pada daerah telitian dipengaruhi oleh bentuk morfologi yang berbukit terjal-sangat terjal, kerapatan sungai, jenis litologi yang mengalami pelapukan tingkat tinggi, curah hujan dan akibat aktivitas manusia. Metode yang digunakan adalah pendugaan geologi permukaan dengan melakukan pemetaan geologi permukaan dan pemetaan titik-titik penyebaran gerakantanah. Tingkat zonasi potensi gerakantanah pada daerah penelitian dibagi menjadi 3 tingkat kerentanan : Rendah, Menengah, dan Tinggi.

Kata Kunci


Bencana,Geologi,Gerakantanah,Potensi.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Bemmelen, R.W. Van. 1949. The geology of Indonesia, Government Printing Office, The Hague, Nethetland.

Bakosurtanal, 2001, Peta Rupa Bumi Lembar Talun (1508-322) dan Pulorejo (1508-111), Kecamatan Nguntoronadi,Kabupaten Wonogiri.

Braja, M.D. and Khaled, S., 2010, Principles of Geotechnical Engineering S1 Edition, Stamford, USA.

Surono, B. Toha dan Sudarno, 1992. Peta Geologi Lembar Surakarta-Giritontro. Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi. Bandung.

Suharyadi, M. H., 2006, Geologi Teknik, Biro Penerbit, Teknik Sipil Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

SNI 13-7124, 2005, Penyusunan Peta Zona Kerentanan Gerakantanah, Badan Standardisasi Nasional.

Zuidam, R.W., Van, 1983, Guide to Geomorphologic Aeral Photographic Interpretation and Mapping, Section of Geology and Geomorphology, ITC, Enschede, The Netherlands


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.