PENGARUH JENIS PAHAT DAN KECEPATAN POTONG PAHAT HSS (HIGH SPEED STEEL) TERHADAP KUALITAS PEMBUBUTAN BAHAN BAJA S45C

nfn Aden

Sari


ABSTRAK

Proses pemesinan memegang peranan penting dan sering digunakan dalam dunia industri. Salah satu proses pemesinan yang sering digunakan adalah proses pembubutan. Pada proses pembubutan salah satu komponen yang berpengaruh penting adalah pahat. Untuk memperoleh hasil yang optimal, pahat harus memenuhi kriteria diantaranya ketajaman pahat, susut kemiringan dari dimensi ujung pahat dan bahan pahat. Untuk bahan dari pahat harus melebihi kekuatan dari benda kerja yang akan dipahat.Penelitian ini melakukan proses bubut rata muka pada baja S45C berdiameter 50 mm dengan panjang 75 mm, dengan kecepatan potong 65,75,85 m/menit. Kedalaman pemotongan 0,5 mm feeding 0,2 mm. Jenis pahat yang digunakan yaitu non JCK(China), JCK dan Bohler. Data-data yang dicari adalah kekasaran permukaan dengan alat Surfcorder SE 1700 serta keausan pahat yang diukur menggunakan foto makro. Dari data penelitian menggunakan Surfcorder SE 1700 kualitas pembubutan muka rata dengan kecepatan potong 85 m/min dengan menggunakan pahat Bohler memiliki nilai kekasaran tertinggi dengan nilai kekasaran rata-rata 3,53 µm. Sedangkan dengan kecepatan potong 65 m/min dengan menggunakan pahat China memiliki nilai kekasaran terbawah yaitu 9,12µm. Penurunan bobot pahat HSS Bohler yang paling rendah, yaitu berada pada angka 81,28 gram sesuai dengan fotomakro keausan pahat yang sudah dilakukan dengan angka 0,22 mm. Sedangkan  yang paling tinggi berada pada angka 56,05 gram sesuai dengan pengukuran dengan fotomakro keausan pahatdengan angka 0,45 mm.

Kata kunci : Bubut rata, jenis pahat, kecepatan potong, kualitas pembubutan


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.