PERANCANGAN ALARM BASE TRANSCEIVER STATION (BTS) DENGAN SARANA E-MAIL DAN TELEGRAM DI PT. BROADBAND INDONESIA PRATAMA YOGYAKARTA

Siswanto ., Suwanto Raharjo, Amir Hamzah

Sari


PT. Broadband Indonesia Pratama memiliki banyak Base Transceiver Station (BTS) tower, dalam pengoperasinya BTS tower saling terhubung dengan BTS tower lainnya dalam sebuah lingkup jaringan internet khusus. Jaringan tersebut hanya dapat diakses oleh pihak internal. Pada praktisnya setiap BTS tower terhubung dengan listrik dan UPS, tetapi secara teknis selalu ada faktor yang menjadi penyebab adanya gangguan pada BTS tower seperti pada saat listrik padam dan monitoring host user. Hal utama yang harus dilakukan adalah melakukan Perancangan Alarm Base Transceiver Station (BTS) dengan sarana E-mail dan Telegram. Perancangan alarm berfungsi untuk meminimalisir adanya gangguan pada BTS tower.
Pada penelitian ini bertujuan untuk memudahkan teknisi dalam mendapatkan informasi lebih cepat apabila terjadi gangguan dan memberikan rekomendasi untuk meningkatkan efisien dan efektivitas dalam melakukan penanganan adanya ganggungan pada BTS tower. Dari ke dua sarana pada alarm dilakukan perbandingan untuk menentukan sarana mana yang lebih efektif dan efisien. Dari kedua sarana tersebut didapatkan hasil perbanding dari proses pengiriman informasi ketika adanya gangguan pada BTS tower secara realtime dengan berdasarkan parameter yang menjadi acuan dalam sistem Netwatch pada Mikrotik yaitu interval dan timeout. Selisih proses waktu yang dihasilkan dari ke dua sarana saat informasi masuk ketika terjadi adanya gangguan yaitu 5ms. Sarana yang lebih efektif dan efisien untuk melakukan penanganan adanya gangguan pada BTS tower adalah Telegram.
Kata kunci: Alarm, Base Transceiver Station, E-Mail, Telegram.


Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.