PERANCANGAN SISTEM GORDEN OTOMATIS BERBASIS SISTEM MINIMUM MIKROKONTROLER

Edy Agustian, Erfanti Fatkhiyah, Erma Susanti

Sari


Gorden merupakan kain yang digunakan untuk menutup sebuah jendela pada malam hari.Membuka dan menutup tirai adalah salah satu kegiatan yang sering dilakukan dalam kehidupan sehari-hari, dan biasanya sering lupa menutup tirai pada malam hari saat ditinggal bepergian dari pagi hingga malam. Gorden otomatis dirancang dengan menggunakan beberapa komponen yang terdiri dari: roda penggerak yang digerakkan menggunakan motor dc yang dilengkapi dengan driver motor, sensor cahaya menggunakan Light Dependent Resistor, dan sistem pengendalian menggunakan mikrokontroler ATMega8. Agar sistem gorden otomatis ini dapat berjalan yang perlu diperhatikan bukan hanya perangkat kerasnya saja, tetapi juga perangkat lunaknya (software) sebab mikrokontroler tidak akan bekerja sesuai dengan yang diharapkan tanpa adanya instruksi-instruksi program yang dimasukkan kedalam mikrokontroler tersebut. Perangkat lunak yang digunakan yaitu Bascom-AVR untuk menulis program menggunakan bahasa C yang selanjutnya dikompilasi menjadi .Hex sedangkan USB Downloader (untuk men-download program ke Mikrokontroler) menggunakan eXtreme Burner – AVR. Sistem ini berfungsi untuk mengontrol membuka dan menutup tirai. Pada sistem ini, Motor DC diaktifkan berdasarkan cahaya yang didapat dari sensor Light Dependent Resistor. Resistansi LDR akan berubah seiring dengan perubahan intensitas cahaya yang mengenainya atau yang ada di sekitarnya. Dari hasil pengujian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa sistem gorden otomatis dapat bekerja dengan baik, bahwa mikrokontroler dapat mendeteksi inputan dari sensor cahaya dengan baik, dan motor dc bergerak sesuai dengan perintah dari mikrokontroler.
Kata kunci: Mikrokontroler, sistem otomatisasi, light dependent resistor, sensor cahaya, sistem gorden otomatis


Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.